Selasa, 23 Oktober 2018

Aku di Stasiun

Bisingnya pejalan kaki
Bisingnya malam hari di stasiun
Menjadi teman bicaraku

Irama kereta dan aroma manusia
Datang dan pergi
Menganyam kepastian

Anginnya malam dan terangnya bohlam di pinggiran jalan
Bersama jajanan-jajanan stasiun
Menghias keramaian

Iringan kotak musik dan ondel-ondel
Pengamen dan gitarnya
Menghiburku kejauhan

Tetap tak mengubah
Tungguku tak pernah pasti
Hiburku berapi menjadi-jadi

Pagi, siang, dan senja

Mata yang samar disapa dingin yang menjalar Pagiku menunggu di gagang pintu Kusambut bersama jenuh Belum senjaku datang, keluh menghadan...