Minggu, 23 Februari 2020

Pagi, siang, dan senja

Mata yang samar disapa dingin yang menjalar
Pagiku menunggu di gagang pintu
Kusambut bersama jenuh
Belum senjaku datang, keluh menghadang
Aku tak bisa abai, kujemput siang
"Dep.. dep.. dep.." kakiku berderap
Aku termangu, kutanya siang
Tapi tak ada ada jawaban
Kutunggu senja sampai ia perbolehkanku pulang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pagi, siang, dan senja

Mata yang samar disapa dingin yang menjalar Pagiku menunggu di gagang pintu Kusambut bersama jenuh Belum senjaku datang, keluh menghadan...