Assalamu'alaykum..
Hai.. Apa kabar? Apa kabar hatimu hari ini?
Sedih? Perih? Bahagia? (blogger kepo banyak tanya, haha)
Disini saya cuma mau share hows my feeling setelah baper berlalu.
Baper (bawa perasaan) biasanya terjadi saat kita terlalu percaya dan berharap pada sesuatu, janji seseorang mungkin (eh :$ ).
Have you feel the same?
So check this out, lets see
Hai.. Apa kabar? Apa kabar hatimu hari ini?
Sedih? Perih? Bahagia? (blogger kepo banyak tanya, haha)
Disini saya cuma mau share hows my feeling setelah baper berlalu.
Baper (bawa perasaan) biasanya terjadi saat kita terlalu percaya dan berharap pada sesuatu, janji seseorang mungkin (eh :$ ).
Have you feel the same?
So check this out, lets see
وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَبْ
“Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.” (QS. Al-Insyrah: 8)
Dalam ayat diatas disebutkan bahwa hanya kepada Allah lah kita seharusnya berharap. Hanya kepada Allah kita menyerahkan diri.
Awalnya kita menyangkal bahwa kita berharap pada manusia, tapi who knows? Terkadang otak berkata 'tidak' tapi hati kita berdusta. Kita sudah setting pikiran kita 'pokoknya saya tidak boleh berharap pada manusia', tapi faktanya hanya sampai di 'mind set' saja.
Mind set. Harusnya bukan hanya mind set, tapi harusnya 'act' juga, 'do'. Lakukan. Begitu ada yang mendekat menawarkan diri untuk jadikan dirinya sandaran kita, harusnya kita tegas. Tegas dalam hal apa? Tegas untuk kedepannya. Dalam agama islam hubungan antara pria dan wanita yang bukan mahram (seperti pacaran atau adek - kakak an rasa pacaran, atau yang friendzone tapi TTM) tidak ada. Bahkan untuk sekedar berbincang pun seharusnya tidak boleh jika tidak ada mahram nya.
Jadi ya harus tegas 'kalau mau menjadi teman hidup dan sandaran saya bahasa baiknya imam saya silahkan datang ke ayah saya/wali saya'. Thats All.
Dalam Qs. Al isra ayat 32 disebutkan bahwa kita tidak boleh mendekati zina. 'mendekati' saja tidak diperbolehkan, apalagi berzina. Oke sekarang kita bahas yang 'mendekati'. Mendekati zina itu termasuk didalamnya berbicara berdua, makan berdua, pokonya yang berdua deh yang tanpa mahramnya, termasuk di tempat yang ramai tidak diperbolehkan.
“Jangan sekali-kali salah seorang kalian berkhalwat dengan wanita, kecuali bersama mahram.” (Muttafaq ‘alaih, dari Ibnu‘Abbas.R.A)
Hati hati dengan modus taaruf tapi masih chat duluan, masih nanya kenapa tidak dibalas chatnya, hati hati dengan pengakuan dan janji bahwa akan datang menemui keluarga tapi masih ngajak chat, main keluar. Laki-laki yang benar tidak akan mengumbar janji. Kalau ada tipikal yang seperti saya sebutkan, silahkan kita para wanita tegas. Jangan balas lagi setelah sekali menjelaskan. Kalau dia bertanya, silahkan kita arahkan pada 'ustadz' yang lebih memahami agama. Karena jika kita yang menjelaskan terkadang juga menjadi motif berlanjutnya ke arah yang tidak seharusnya.
Dear lelaki, jangan membuat wanita berharap lebih. Jangan berjanji jika belum siap. Buktikan bahwa lelaki yang serius itu 'act/do' bukan hanya 'promise'. Jangan mendekat jika belum siap.
Dear Wanita, jangan memberi harapan pada lelaki. Dikatakan bahwa sebesar besarnya fitnah dunia adalah wanita. Maka bantu lelaki menjaga pandangannya dengan menutup aurat minimal. Tidak membalas chat yang tidak penting atau berkhalwat dengan lawan jenis.
Sejatinya lelaki juga tidak akan melanjutkan modusnya kalau tidak diladeni wanita. So, sebagai wanita kita harus berprinsip dan bisa menjaga diri agar tidak menjadi fitnah dunia.
Semoga kita bisa menjadi perhiasan dunia yang bahkan bidadari surga pun iri kepada kita.
Tips buat yang terlanjur baper dan galau...
1. Lets move on.
Move on to the Greatest One, Allah. Labuhkan hati kita pada Allah. Sadarlah hati, Allah sedang cemburu karena setiap waktu kau memikirkan manusia mahluk yang Allah ciptakan, memikirkan kebaikannya, memikirkan harapan yang dibuatnya.. Ingatkah kamu pada yang menciptakan mu? Menciptakan hati dan perasaanmu, menciptakan alam dan isinya, menciptakan ayah dan ibu, menciptakan orang yang kamu sayangi.
2. Menambah dzikir
Saat ingat si dia, segeralah berdzikir betistigfar sebanyak mungkin sampai tenang. Insyaa Allah.. Its work
3. Tambah amalan Sebelum tidur
Misalnya sholat witir atau membaca al Qur'an.
Kalau mau tidur biasanya kepikiran kan ya? Coba setelah do'a sebelum tidur, tambahkan bacaan surat surat pendek.
4. Perbanyak sholat sunat dan baca Al Qur'an
Jangan biarkan waktu senggang mengambil alih pikiran kita. Sempatkan waktu untuk sholat sunat atau membaca al Qur'an minimal satu ayat sehari. Karena membaca al Qur'an dapat melunakkan hati.
So, intinya fokus pada perbaikan diri sendiri, Jangan fokus ke orang lain ya guys..
Ok, thats all.. Semoga bermanfaat ya..
Awalnya kita menyangkal bahwa kita berharap pada manusia, tapi who knows? Terkadang otak berkata 'tidak' tapi hati kita berdusta. Kita sudah setting pikiran kita 'pokoknya saya tidak boleh berharap pada manusia', tapi faktanya hanya sampai di 'mind set' saja.
Mind set. Harusnya bukan hanya mind set, tapi harusnya 'act' juga, 'do'. Lakukan. Begitu ada yang mendekat menawarkan diri untuk jadikan dirinya sandaran kita, harusnya kita tegas. Tegas dalam hal apa? Tegas untuk kedepannya. Dalam agama islam hubungan antara pria dan wanita yang bukan mahram (seperti pacaran atau adek - kakak an rasa pacaran, atau yang friendzone tapi TTM) tidak ada. Bahkan untuk sekedar berbincang pun seharusnya tidak boleh jika tidak ada mahram nya.
Jadi ya harus tegas 'kalau mau menjadi teman hidup dan sandaran saya bahasa baiknya imam saya silahkan datang ke ayah saya/wali saya'. Thats All.
Dalam Qs. Al isra ayat 32 disebutkan bahwa kita tidak boleh mendekati zina. 'mendekati' saja tidak diperbolehkan, apalagi berzina. Oke sekarang kita bahas yang 'mendekati'. Mendekati zina itu termasuk didalamnya berbicara berdua, makan berdua, pokonya yang berdua deh yang tanpa mahramnya, termasuk di tempat yang ramai tidak diperbolehkan.
“Jangan sekali-kali salah seorang kalian berkhalwat dengan wanita, kecuali bersama mahram.” (Muttafaq ‘alaih, dari Ibnu‘Abbas.R.A)
Hati hati dengan modus taaruf tapi masih chat duluan, masih nanya kenapa tidak dibalas chatnya, hati hati dengan pengakuan dan janji bahwa akan datang menemui keluarga tapi masih ngajak chat, main keluar. Laki-laki yang benar tidak akan mengumbar janji. Kalau ada tipikal yang seperti saya sebutkan, silahkan kita para wanita tegas. Jangan balas lagi setelah sekali menjelaskan. Kalau dia bertanya, silahkan kita arahkan pada 'ustadz' yang lebih memahami agama. Karena jika kita yang menjelaskan terkadang juga menjadi motif berlanjutnya ke arah yang tidak seharusnya.
Dear lelaki, jangan membuat wanita berharap lebih. Jangan berjanji jika belum siap. Buktikan bahwa lelaki yang serius itu 'act/do' bukan hanya 'promise'. Jangan mendekat jika belum siap.
Dear Wanita, jangan memberi harapan pada lelaki. Dikatakan bahwa sebesar besarnya fitnah dunia adalah wanita. Maka bantu lelaki menjaga pandangannya dengan menutup aurat minimal. Tidak membalas chat yang tidak penting atau berkhalwat dengan lawan jenis.
Sejatinya lelaki juga tidak akan melanjutkan modusnya kalau tidak diladeni wanita. So, sebagai wanita kita harus berprinsip dan bisa menjaga diri agar tidak menjadi fitnah dunia.
Semoga kita bisa menjadi perhiasan dunia yang bahkan bidadari surga pun iri kepada kita.
Tips buat yang terlanjur baper dan galau...
1. Lets move on.
Move on to the Greatest One, Allah. Labuhkan hati kita pada Allah. Sadarlah hati, Allah sedang cemburu karena setiap waktu kau memikirkan manusia mahluk yang Allah ciptakan, memikirkan kebaikannya, memikirkan harapan yang dibuatnya.. Ingatkah kamu pada yang menciptakan mu? Menciptakan hati dan perasaanmu, menciptakan alam dan isinya, menciptakan ayah dan ibu, menciptakan orang yang kamu sayangi.
2. Menambah dzikir
Saat ingat si dia, segeralah berdzikir betistigfar sebanyak mungkin sampai tenang. Insyaa Allah.. Its work
3. Tambah amalan Sebelum tidur
Misalnya sholat witir atau membaca al Qur'an.
Kalau mau tidur biasanya kepikiran kan ya? Coba setelah do'a sebelum tidur, tambahkan bacaan surat surat pendek.
4. Perbanyak sholat sunat dan baca Al Qur'an
Jangan biarkan waktu senggang mengambil alih pikiran kita. Sempatkan waktu untuk sholat sunat atau membaca al Qur'an minimal satu ayat sehari. Karena membaca al Qur'an dapat melunakkan hati.
So, intinya fokus pada perbaikan diri sendiri, Jangan fokus ke orang lain ya guys..
Ok, thats all.. Semoga bermanfaat ya..
Ambil positifnya saja, jangan jadikan beban. Yang lalu biarlah berlalu, setiap manusia berhak memperbaiki diri. Yang tahu baik atau tidak, shaleh/shalehah atau tidak, diterimanya amal atau tidak, hanya Allah yang tau. Cukuplah kita berusaha, tawakkal pada Allah.
Jangan bermain dengan hati, Jangan menantang hati.. Simpan hatimu hanya untuk satu, percayakan hatimu pada Allah...
Jangan bermain dengan hati, Jangan menantang hati.. Simpan hatimu hanya untuk satu, percayakan hatimu pada Allah...
Fightiing! Apapun masalahmu, tetap semangat ya! Percaya lah pada dirimu kamu bisa! You can if you think you can. Trust yourself.
Kita boleh terjatuh, tapi Jangan lupa untuk bangun, menjadi lebih tangguh dengan rasa sakit yang pernah kita rasakan. Karena kita tahu, rasa sakit itu tidak membunuh kayakinan kita, tapi rasa sakit itu menumbuhkan kekuatan dan keyakinan. Buktikan bahwa 'aku bisa bangkit, aku bisa lebih baik'.
Kita boleh terjatuh, tapi Jangan lupa untuk bangun, menjadi lebih tangguh dengan rasa sakit yang pernah kita rasakan. Karena kita tahu, rasa sakit itu tidak membunuh kayakinan kita, tapi rasa sakit itu menumbuhkan kekuatan dan keyakinan. Buktikan bahwa 'aku bisa bangkit, aku bisa lebih baik'.
Well, semoga bermanfaat ya.. Mohon maaf apabila ada salah kata, kebenaran hanya milik Allah semata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar